Kamis, 25 April 2019

PENGAMALAN INDAH MENGIKUTI VCT BATCH 3

Pengalaman Mengikuti Virtual Coordinator Training (VCT) Batch 3
Oleh : Undang Iman Santosa
SMK Negeri 1 Cugenang, Kab. Cianjur

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Pengalaman saya  mengikuti kegiatan VCT yang diadakan oleh SEAMEO (South East Asia Minister of Edication Organization). Awalnya saya diberi informasi melalui surat undangan VCT dari Disdik Provinsi Jawa Barat.   Walaupun diprioritaskan undangan VCT ini untuk guru, tetapi saya sebagai Kepala Sekolah SMK selalu tertantang dengan hal-hal yang up to date terutama aplikasi teknologi digital untuk memajukan pendidikan dan apalagi penyelenggaranya SEAMEO/SEAMOLEC yang sudah saya kenal lama melalui inovasi-inovasinya dalam pengembangan bahan ajar berbasis digital, penerapan  teknologi  digital dalam e-learning, seminar online, pendidikan jarak jauh, dsb. Saya juga berprinsip bahwa Kepala Sekolah harus lebih melek digital dan menjadi role model dalam penerapan literasi informasi digital di Sekolah.


Saya mendaftar VCT Batch 3 secara online dan kemudian dimasukkan ke grup WA  kelompok VCI 76 Jabar 8 Class 7 Jawa Barat yang berjumlah 25 peserta. Instruktur grup ini adalah Ibu Funikawati. Saya mulai aktif di grup WA dengan menyimak diskusi-diskusi kecil melalui chating-an teman-teman baru. Walaupun belum kenal dan bertatap muka, tetapi karena memiliki semangat dan tujuan yang sama ingin belajar VCT maka kami langsung akrab saling bertanya dan berdiskusi dengan di bantu instruktur yang baik dan hebat. Kami mulai belajar dasar-dasar vicon berbasis webex. Walaupun tetap masih binngung dan masih pesimis terhadap VCT ini. Malahan sudah mulai ada yang left dari grup WA, hal ini bagi sebagian teman di grup membuat mereka down, galau untuk melanjutkan partisipasi di VCT padahal baru mulai. Tetapi buat saya ini tantangan dan semakin memotivasi untuk bertahan.

Pada awal kegiatan dibuka dengan Vicon penjelasan umum oleh Pa Gatot (Ketua Penyelenggara VCI). Alhamdulillah dengan penjelasan pa gatot saya mulai memahami alur dan strategi kegitan VCT. Pada tahap selanjutnya saya mulai mendaftar untuk penjadwalan tugas sebagai Host, Presenter dan Moderator. Selanjutnya saya mencoba dan belajar dengan bantuan teman dan instruktur untuk menjadi host, melatih share link presensi, mencoba share screen, menyiapkan bahan presentasi, mendisain Flyer, menyusun Narasi menarik, recording, membuat presensi online, upload youtube dan, shorthen link.

Pada tugas petama masih merasa kesulitan  dan belum percaya diri dan ditambah kualitas jaringan internet tidak konsisten. Sehingga tugas sebagai narasumber dilaksanakan belum secara optimal, tetapi pada tugas kedua alhamdulillah semakin menarik dan bersemangat dan tugas dapat dilaksanakan dengan mantap dan lancar. Saya merasakan VCT merupakan ilmu  b aru, teknologi aplikatif yang menarik dan sangat penting diterapkan di sekolah untuk me-manage guru tendik dan administrasi sekolah lainnya secara digital.

Alhamdulillah setelah bekerja keras meluangkan waktu, belajar dan bersinergi dengan instruktur dan teman-teman satu grup, akhirnya atas ijin Alloh SWT saya berhasil menyelesaikan VCT selama kurang lebih 2 minggu (4-16 Maret 2019), diakhiri dengan terbitnya sertifikat pelatihan VCT dari Seamolec.

Sesuai komitmen dan tekad saya untuk mengaflikasikan hasil VCT ini di sekolah pada akhir maret 2019 saya mulai mensosialisasikan kepada warga SMK Negeri 1 Cugenang Kab. Cianjur tentang VCT. Walaupun dengan pengetahuan VCT yang masih belum cukup tapi saya ingin segera mengamalkan ilmu yang baru di dapat dari hasil VCT, khususnya pada guru – guru kami. Saya membentuk panitia kegiatan VCT di sekolah kami dan bekerja sama dengan Tikomdik Disdik Prov. Jabar untuk memberi pelatihan calon instruktur VCT.

Setelah memiliki kesiapan instruktur dan Staf Administrasi pendukung VCT, maka pda 2 April 2019 kami memulai kegiatan VCT di tingkat SMKN 1 Cugenang. Kegiatan dimulai penjelasan umum selama 2 hari menghadirkan secara online Pa Abur sebagai Narasumber dari Tikomdik. Guru-guru kami mengikuti kegiatan ini dengan penuh  semangat, kompak dan antusias. Walaupun dalam perjalanannya banyak hambatan terutama keterbatasan fasilitas dan kesibukan guru menjalankan tugas sekolah, tetapi alhamdulilah kegiataan VCT dapat diselesaikan. VCT di sekolah kami berakhir 20 April 2019. Penerbitan sertifikat  bekerja sama dengan Tikomdik Disdik Prov, Jabar.

Terima kasih Disdik, Seamolec, teman-teman VCT dan instruktur-intruktur yang hebat. Jazakumulloh khoiron katshiro.

Cianjur, 17 April 2019
Penulis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  KONSEP BUDAYA KERJA INDUSTRI BAGI LULUSAN SMK Oleh: Undang Iman Santosa *) *) Kepa...